Panduan Pintar Belajar ke Luar Negeri

Ingin studi di luar negeri? Awas salah pilih universitas dan program pendidikan yang kurang berkualitas.

Ini Menariknya Kuliah di Raffles College

Posted on June 30, 2016 in Pendidikan

Raffles College

Ingin melanjutkan kuliah di jurusan desain, accounting & business school, Raffles College menjadi salah satu pilihan tepat untuk ditunjuk dari banyak perguruan tinggi yang ada. Raffles College merupakan salah satu perguruan tinggi yang terletak baik itu di dalam maupun luar negeri dengan berbagai program studi yang ditawarkan khususnya tiga jurusan di atas. Yang tidak kalah penting mengapa Raffles College patut dipertimbangkan untuk dipilih ialah karena keunggulan yang menonjol, baik itu masa kuliah yang relatif singkat, sekolah bertaraf internasional, maupun sistem belajar yang memadai. Berikut ulasan selengkapnya:

Masa kuliah relatif singkat

Kuliah di Raffles College memilih masa pendidikan lebih pendek dan gelar yang diperoleh Diploma lanjutan. Kendati demikian, kuliah yang dijalani memberikan pengetahuan yang maksimal di mana waktu belajar yang ada dimanfaatkan dengan betul-betul sehingga mengasah kemampuan para mahasiswa semaksimal mungkin dan memungkinkan mereka untuk bersaing dalam dunia kerja. Untuk mengetahui berbagai kegiatan di perguruan tinggi tersebut, Anda bisa follow di akun Facebook Raffles Jakarta Barat. Semakin cepat pendidikan terselesaikan maka peluang kerja akan lekas di dapat. Di samping itu pula, dengan terselesaikannya studi dalam waktu yang singkat biaya sekolah juga cenderung lebih hemat. Jadi, masa kuliah yang singkat dapat memberikan dua keuntungan lebih secara tidak langsung.

Sekolah bertaraf internasional

Satu hal yang membuat perguruan tinggi Raffles College menjadi pilihan banyak orang karena sudah bertaraf internasional. Dosen atau tenaga pengajarnya lulusan dari dalam dan luar negeri, buku panduan banyak menggunakan bahasa Inggris, serta kurikulum yang diterapkan pun berbasis internasional sehingga diakui oleh dunia. Terlebih dari itu, Raffles College juga merupakan first media Design School program yang sudah banyak mencetak para alumni berkualitas dan menunjukkan beragam prestasi terkhusus dalam dunia fashion. Ini merupakan suatu kebanggaan apabila Anda mampu masuk sekolah Raffles College. Perlu diketahui pula bahwa Raffles College telah bekerja sama dengan organisasi dari negara Singapura. Jadi, pendidikan di yang ditempuh di dalam negeri juga bisa langsung dilanjutkan ke luar negeri sehingga keterampilan sebagai seorang desain akan semakin terasah.

Sistem belajar yang memadai

Di Raffles College juga menerapkan sistem belajar yang bagus. Jika di kampus-kampus lain hanya memperioritaskan 50% teori dan 50% praktik, tapi di Raffles College lebih condong ke praktik. Hal ini mengingat jurusan kuliah harus paham dan tahu cara mendesain gambar dengan baik. Bila tanpa praktik yang maksimal, inovasi akan sulit ditemukan sehingga kreativitas juga minim. Namun, lain halnya kuliah di Raffles College yang dilengkapi dengan fasilitas mendukung sehingga skill semakin bagus. Ingat, sistem belajar menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan agar kegiatan belajar dapat berlangsung seperti yang diharapkan. Anda bisa mengunjungi situs remsi Raffles College untuk melihat bagaimana sistem balajar yang mereka terapkan sehingga tidak ada keraguan untuk memilih perguruan tinggi tersebut.

Memilih perguruan tinggi tidak boleh secara asal-asalan. Sebab, hal ini bakal berdampak pada masa depan yang Anda peroleh. Bila perguruan tinggi yang dipilih tidak memberikan metode belajar yang mendukung, kecil kemungkinan untuk mendapat keterampilan yang bagus. Tidak apa melanjutkan pendidikan dengan biaya lebih asalkan hasilnya bagus, memperoleh prestasi yang baik, dan juga mampu menjadi seorang wirausaha. Tentunya semua biaya bisa terkembali seiring dengan meningkatnya karir yang baik.

Keterampilan di Bidang Desain Grafis

Posted on May 4, 2016 in Desain Grafis Pendidikan

Keterampilan di Bidang Desain Grafis

Desain grafis merupakan bidang ilmu yang membahas tentang seni berkomunikasi menggunakan tulisan, gambar, dan ruang, seperti halnya definisi dari Wikipedia. Sebagaimana yang kita ketahui, desain itu sendiri adalah perencanaan atau rancangan pembuatan suatu objek dalam bentuk visual (gambar). Sedangkan grafis itu sendiri adalah bentuk komunikasi visual (gambar/penglihatan) yang terdiri atas unsur garis, bentuk, ilustrasi, warna, tekstur, dan sebagainya.

Mendalami ilmu desain grafis kedengarannya bukan hal yang mudah apalagi banyak yang berasumsi bahwa masa depan lulusan jurusan desain grafis, komunikasi visual, atau sebagainya tidak belum dapat dipastikan akan jadi apa. Padahal, kita tidak bisa menganggap remeh karena sebenarnya peluang karirnya lebih luas dan banyak dibutuhkan. Anak desain grafis bisa bekerja atau membuka usaha di bidang periklanan, jasa web desain, percetakan, dan masih banyak lagi. Sejatinya, ada tiga keterampilan dasar yang harus dikuasai untuk menguasai desain grafis. Simak uraiannya berikut ini:

Seni visual

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), visual adalah sesuatu atau suatu bentuk yang dapat dilihat dengan indra penglihat atau mata. Seni visual adalah buah hasil karya manusia yang diwujudkan melalui kreatifitas berbentuk gambar atau yang tampak oleh mata. Adapun seni visual ini berupa foto atau digital yang tidak sekedar mementingkan nilai estetika, tetapi juga makna dan pengaruhnya. Diterapkannya seni visual diharapkan dapat membantu membuat orang yang melihatnya mendapatkan pengaruh.

Tipografi

Keterampilan selanjutnya adalah tipografi. Apa itu tipografi? Tipografi merupakan seni cetak atau tata huruf. Dengan kata lain, ini adalah bentuk atau cabang seni rupa huruf yang artinya menggunakan huruf-huruf sebagai elemen. Di dalam desain grafis, huruf juga menjadi komponen utama sebagai simbol atau lambang merepresentasikan sesuatu. Tipografi di desain grafis berperan untuk menyampaikan informasi yang mesti diketahui oleh orang yang menglihat atau penikmat. Contohnya saja di dalam logo atau brand, tentu membutuhkan huruf untuk menyampaikan informasi berupa mereka atau tinjauan suatu produk/perusahaan.

Pada dasarnya, tipografi diklasifikasikan menjadi Roman dan Script yang mana kini telah memiliki beragam jenis sebagai bentuk pengembangannya. Yang harus diperhatikan dalam penerapannya adalah tingkat kerumitan serta keterbacaan huruf. Kendatipun harus mengandung nilai estetika dan keunikan, sebaiknya yang diutamakan adalah kejelasan bentuk huruf. Agar harmonis, yang mesti dipertimbangkan adalah ukuran, warna, jenis huruf, spasi, dan perataan.

Desain interaksi

Yang akan dibahas di poin terakhir adalah desain interaksi. Di dalam desain grafis, desain interaksi adalah tingkat lanjut dari rancangan atau konsep. Tujuan utama dari desain interaksi ini adalah tak lain dan tak bukan untuk mendukung komunikasi secara visual. Adanya interaksi berarti terjadi komunikasi antara penggunanya. Adapun dua hal yang harus diutamakan adalah user interface atau tampilan pengguna serta user experience atau pengalaman pengguna.

Nah, itulah tiga keterampilan di bidang desain grafis yang perlu Anda ketahui. Ingin belajar desain grafis secara efektif? Di samping membaca buku-buku berisikan teori dan materi seputar desain grafis, pelajari juga tutorial di YouTube atau blog. Bergabung dengan komunitas pecinta desain grafis atau sering sharing dengan sesama mahasiswa desain juga dapat membantu Anda meningkatkan kemampuan serta manambah wawasan. Apabila sudah yakin dengan skill yang dimiliki, bisa segera memulai usaha sendiri atau dengan bekerja unutk suatu perusahaan. Selamat berjuang dan semoga informasi di atas bermanfaat!

[Top]

Menariknya Kuliah di Jurusan Fashion Design

Posted on April 30, 2016 in Pendidikan

Jurusan Fashion Design

Ketika akan masuk kuliah sering kali dibuat bingung untuk memilih jurusan yang tepat. Pasalnya, sebagian besar kesuksesan dalam meraih IPK adalah dengan menguasai materi yang diberikan para dosen. Oleh karena itu, dalam memilih jurusan kuliah hal yang menjadi prioritas utama adalah berdasarkan skill atau keahlian. Bagi Anda yang juga berencana untuk kuliah dan mempunyai passion dalam dunia fashion, maka mengambil jurusan kuliah fashion design adalah solusi tepat, baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri. Perlu Anda ketahui, kuliah dengan jurusan fashion design diyakini menyimpan banyak hal menarik, di antaranya:

Mengikuti trend fashion terkini

Menekuni ilmu di bidang fashion design tentu akan mudah bagi Anda untuk mengikut trend terkini. Bahkan, dalam waktu yang sedemikian cepat, Anda bisa mengetahui fashion dari berbagai model. Bahkan juga Anda bisa merekomendasikan kerabat yang ingin berbisnis baju dalam memilih baju yang tepat untuk dibisniskan karena sesuai dengan perkembangan zaman yang semakin modern. Artinya, kuliah di jurusan fahion design tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri untuk mengikuti trend terkini tetapi juga orang lain yang membutuhkan rekomendasi dalam menjalankan sebuah bisnis. Jelas, sisi keuntungan yang secara tidak langsung seperti ini belum tentu Anda raih pada bidang lain.

Memperoleh peluang kerja lebih mudah

Pada intinya kuliah menjadi jalan untuk mencapai karir di masa depan yang lebih baik, yang mana banyak peluang kerjanya dan mampu meningkatkan taraf hidup. Begitu juga dengan kuliah di jurusan fahion design ini, peluang kerjanya cukup luas karena saat ini perusahaan industri tekstil semakin berkembang. Mereka yang tadinya belum memiliki skill dan masih perlu banyak belajar dalam menciptakan suatu produk, baik itu dalam merancang maupun menjahit dapat diterima dan digunakan jasanya, apalagi Anda yang sudah mengenyam ilmu sebagai designer dengan berbagai kreativitas menarik, tentu peluang kerja akan sangat menjanjikan. Ingat, jurusan kuliah yang tepat salah satunya memliki perluang kerja yang cukup luas supaya tidak menjadi pengangguran usai wisuda.

Menjadi fashion entrepreneur juga bisa

Yang tak kalah menarik menggeluti ilmu fashion adalah di mana ketika Anda tidak suka bekerja di perusahaan dengan terikat waktu kerja tapi ingin menghasilkan uang dengan kreativitas yang dimiliki, maka menjadi seorang pengusaha fashion bisa Anda lakoni. Benarkah? Yup, karena dengan belajar di sekolah fashion design, Anda telah memiliki ilmu yang cukup untuk merancang dan membuat pakaian sendiri sehingga tidak menutup kemungkinan Anda bisa menjalankan usaha tersebut bahkan bisa merekrut beberapa orang nantinya untuk membantu menjalankan usaha Anda.

Jika Anda memiliki minat untuk kuliah di jurusan fashion design, mengapa tidak. Toh juga segala sesuatu yang berhasil diraih di masa depan juga mesti diringi dengan skillI dan kemauan. Contohnya  seorang florist, yang harus punya hobi dan keahlian dalam merangkai, mengkolaborasikan warna-warna, dan juga merawat bunga supaya bisa menjadi seorang penjual bunga yang handal. Begitu juga dengan profesi yang satu ini, menjadi seorang desainer fashion yang sukses pun harus didasari dengan adanya hobi dalam mengoleksi dan memperhatikan rancangan fashion.

[Top]

Ini Pekerjaan yang Menanti Anda setelah Lulus dari Jurusan Desain Multimedia

Posted on April 25, 2016 in Desain Multimedia

Tentu Anda pernah mendengar tentang jurusan multimedia design, bukan? Ya, ini adalah salah satu jurusan yang ada di banyak perguruan tinggi atau universitas yang ada di Indonesia. Lalu, tahukan Anda apa saja yang diajarkan pada jurusan ini? Tentu jawabannya beragam dan beberapa di antaranya adalah mengedit video, menambahkan efek-efek khusus pada gambar dan video, desain website, membuat software, mengembangkan game, dan lain sebagainya. Tak heran apabila di setiap kampus yang menyediakan jurusan ini, ada banyak calon mahasiswa yang memilih jurusan desain multimedia.

Btw, apakah Anda tertarik untuk mengambil jurusan yang sudah disebutkan di atas? Jika iya, pastikan bahwa Anda memilih kampus yang tepat agar mendapatkan pengajaran yang berkualitas. Di sini, Anda disarankan untuk memilih Raffles College Jakarta yang sudah banyak melahirkan alumni-alumni berbakat dan berkualitas. Oya, setelah lulus nantinya, Anda juga bisa berkesempatan untuk bekerja di banyak profesi pekerjaan, seperti:

animatorAnimator

Apakah Anda pernah menonton film Tintin: The Secret of the Unicorn? Jika pernah, perlu diketahui bahwa salah satu animator dalam film tersebut berasal dari Indonesia. Dia adalah Rini Sugianto. Prestasinya sangat membanggakan Indonesia karena animator luar negeri sudah mengakui kualitasnya. Jika Anda juga bercita-cita ingin menjadi animator, memilih jurusan multimedia design adalah jurusan yang tepat. Namun, ingat untuk mengikuti semua pembelajaran dan praktek semaksimal mungkin dan ikuti pula program-program magang agar kemampuan Anda dalam bidang animasi terus meningkat. Tak ada salahnya juga untuk mengikuti kompetisi-kompetisi seputar animasi untuk mengasah dan menguji kemampuan sebelum Anda benar-benar menjadi animator yang dikenal banyak orang.

web designerWeb designer

Di era digital seperti sekarang ini, ada banyak perusahaan-perusahaan berskala kecil, menengah, dan besar yang beralih ke dunia online. Sebagai homebase mereka, tentu mereka sangat mengandalkan website yang sudah mereka buat. Agar tak kalah bersaing dan menarik perhatian calon konsumen, mereka pun mendesain situs resmi mereka semenarik dan seresponsif mungkin. Tentu saja hal ini tidak dilakukan sendiri tapi dengan dibantu oleh para web designer. Kesempatan ini harus Anda manfaatkan semaksimal mungkin jika Anda ingin menjadi perancang situs. Anda harus belajar maksimal dan memperdalam wawasan Anda pada bidang ini selama menjalani kuliah. Ingat bahwa ada banyak web designer di luar sana sehingga Anda dituntut untuk memiliki skills yang mumpuni untuk bisa bersaing.

game developerGame developer

Bosan dengan permainan yang itu-itu saja dan punya ide untuk mengembangkan permainan? Pekerjaan satu ini memang pas untuk Anda tekuni setelah lulus kuliah nanti. Jadikan game-game yang ada di pasaran sebagai referensi dan kembangkan game-game baru yang inovatif, edukatif, dan kreatif agar Anda bisa menjadi pengembang permainan ternama di Indonesia dan juga dunia. Memang untuk mewujudkan impian ini tidaklah mudah. Anda harus giat belajar dan tidak mudah berputus asa ketika gagal mengembangkan game. Jika Anda merasa bosan dan sudah mau menyerah, ingat cita-cita Anda dan sadari bahwa Anda adalah lulusan dari jurusan desain multimedia yang bisa diandalkan. Apalagi jika Anda lulusan dari Raffles College yang sudah dibekali oleh berbagai ilmu pengetahuan seputar multimedia design. Sebagai tambahan informasi, kampus ini memiliki pengajar-pengajar profesional dan berpengalaman yang siap berbagi wawasan dan kemampuan mereka kepada Anda secara optimal. Tidak hanya pada jurusan multimedia design saja tapi pengajaran yang maksimal juga diberikan di berbagai jurusan yang ada di kampus tersebut. Contohnya, jika ada teman Anda yang mengambil jurusan komunikasi visual, dia akan mendapatkan fasilitas dan pengajaran yang maksimal sehingga kemampuannya bisa berkembang pesat. Info selengkapnya bisa dilihat di http://raffles-college.org/fmds/visual-communication/.

[Top]

Persepsi tentang Jurusan Kuliah Berikut, Benar atau Tidak?

Posted on March 12, 2016 in Jurusan Kuliah Pendidikan

Jurusan KuliahJurusan kuliah, hal yang dianggap krusial sehingga terkadang membuat kebimbangan saat memilihnya. Jurusan kuliah dianggap krusial karena dipandang sebagai penentu masa depan, bakal cemerlang atau tidak. Benarkah demikian? Jurusan kuliah memang mendukung masa depan cemerlang, tapi tidak sepenuhnya. Kalau memilih jurusan kuliah yang bagus tapi tidak diiringi dengan keterampilan yang memadai, relasi yang luas, akreditasi universitas, jelas saja percuma. Persepsi lain tentang jurusan kuliah di bawah ini.

Jurusan kuliah menentukan besar kecilnya pendapatan              

Jurusan akuntansi kelihatannya oke? Lulusannya bisa bekerja di sebuah perusahaan ternama sebagai akuntan. Jurusan teknik sipil juga oke karena setelah lulus bisa jadi arsitek. Apakah setiap jurusan yang dipandang oke selalu identik dengan profesi terpandang dengan pendapatan yang tinggi? Tidak demikian, apalagi IPK yang dimiliki tidak sesuai dengan kemampuan. Kesulitan diterima bekerja jadi salah satu resikonya. Mendirikan usaha sendiri pun bakal kesulitan karena tidak adanya pengalaman bekerja di perusahaan terpercaya. Oleh karenanya, jangan remehkan jurusan kuliah yang dipandang biasa-biasa saja. Meski menggeluti profesi sederhana setelah lulus dari jurusan yang dipandang biasa-biasa saja, belum tentu pendapatannya biasa juga. Seperti halnya, jurusan jahit yang membuat lulusannya bisa jadi seorang pembuat dan pemasar baju dengan omset miliaran.

Unggulkan passion dalam memilih jurusan kuliah, harga mati  

Di mana pun memilih bakal melanjutkan kuliah baik di dalam maupun di luar negeri entah itu universitas negeri ataupun universitas swasta, harga mati untuk unggulkan passion dalam memilih jurusan kuliah. Benarkah? Yup, menjalani jurusan kuliah sesuai dengan apa yang dicintai sejatinya dapat mendongkrak semangat. Hari-hari di kampus pun bakal enjoy. Masalah yang dihadapi bukan dianggap sebagai kendala melainkan hal yang dapat menambah wawasan dan mendorong diri berpikir untuk mencari solusinya. Keaktifan hingga prestasi yang diberikan, bakal buat kamu jadi bintang kelas bahkan kampus karena. Alhasil, IPK tinggi yang menjadi salah satu syarat masuk perusahaan ternama pun bakal mudah dicapai. Jangan pernah mengabaikan kecintaan terhadap sesuatu hal meski terhadap hal yang sederhana sekalipun. Yakinlah passion apabila ditekuni dengan baik bakal buat kamu profesional dan sukses di kemudian hari.

IPK minim di jurusan kuliah berprospek, tidak masalah                

“Kalau sudah masuk dalam jurusan kuliah berprospek, tidak masalah kalau IPK yang didapat nantinya kecil”, persepsi ini tentu tidak tepat. Ingat, IPK mencerminkan kemampuan. Meski jurusan kuliah berprospek, tapi kemampuannya minim, perusahaan mana yang mau menerimanya? Meski nilai bukan segalanya (aspek lain yang ditawarkan perusahaan: penampilan menarik, prestasi non akademik, kemampuan bahasa, lolos tes tertulis & wawancara, dll), tetap saja IPK jadi syarat awal yang harus dipenuhi untuk menduduki jabatan yang oke. Sejatinya, jurusan kuliah apapun memiliki kesempatan untuk melamar di berbagai bidang pekerjaan. Lapangan kerjaan saat ini tidak lagi dikotak-kotakan berdasarkan latar belakang pendidikan (jurusan kuliah). Hanya saja, harus punya IPK yang bagus. Meski ditolak dari jurusan kuliah berprospek, tetap semangat kuliah & belajar karena kamu masih berpeluang sukses.

Pengalaman lebih diunggulkan ketimbang jurusan kuliah

Pelamar yang berpengalaman sejatinya paling diperhitungkan perusahaan ketika akan merekrut karyawan, meski ada pelamar yang lebih sesuai latar belakang pendidikannya untuk posisi yang diperlukan. Benarkah? Pengalaman yang dimiliki bakal membuat perusahaan bisa menekan biaya pelatihan yang intensif. Pekerjaan yang diberikan pun bakal diselesaikan dengan cukup baik untuk sekelas karyawan baru. Bagaimana dengan pelamar dengan latar belakang pendidikan yang sesuai? Meski ada basic, minimnya pengalaman bakal membuat perusahaan harus mengeluarkan biaya & waktu ekstra untuk melatihnya. Apalagi jika pelamar mengenyam pendidikan di sebuah perguruan tinggi yang tidak menerapkan program KKN (Kuliah Kerja Nyata) atau magang, kunjungan ke perusahaan-perusahaan, dan lainnya yang memudahkan untuk masuk ke dunia kerja.

[Top]

Apa yang Membuat Kuliah Tahun Pertama di Luar Negeri Terasa Berat

Posted on February 21, 2016 in Kuliah Pendidikan

stress bTidak semua orang memiliki kesempatan untuk kuliah di luar negeri. Pada umumnya, hal ini hanya bisa dilakukan oleh orang-orang dengan kemampuan finansial di atas rata-rata atau orang-orang pintar yang berhasil meraih program beasiswa kuliah ke luar negeri. Kuliah di luar negeri bisa menjadi suatu kebanggaan tersendiri karena ada banyak orang yang memimpikannya tapi tidak mampu mewujudkannya. Sayangnya, setelah berhasil kuliah di luar negeri, kebanyakan mahasiswa justru tidak betah dan menyesali keputusan mereka. Malah ada yang ingin cepat pulang ke kampung halaman dan kuliah di Indonesia saja.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kuliah di luar negeri bukanlah hal yang mudah, khususnya di tahun pertama. Kebanyakan mahasiswa mengaku bahwa mereka merasa tidak nyaman dan kehidupan mereka terasa berat di tahun pertama mereka di luar negeri. Sebenarnya apa yang menyebabkan masalah ini?

Rasa rindu terhadap keluarga

Bagi mahasiswa yang tidak pernah jauh dari orang tua, kuliah di luar negeri akan membuat mereka merasa kehilangan orang tua mereka. Bahkan bagi yang memiliki banyak keluarga dengan hubungan yang akrab atau harmonis, mereka akan merasa kehilangan sekali ketika studi di luar negeri. Rasa kehilangan inilah yang berubah menjadi rasa rindu yang mendalam sehingga mereka sering kepikiran dan hilang konsentrasi ketika belajar. Bahkan ada mahasiswa yang rela menghabiskan banyak uang untuk membeli pulsa guna menelpon keluarga mereka.

Bagaimana cara mengatasi hal ini? Sangat disarankan untuk lebih bersabar dan lebih mandiri. Isi juga waktu luang dengan belajar, mengunjungi objek wisata, hang out bareng teman baru, atau melakukan kegiatan positif agar rasa rindu terhadap orang terdekat terlupakan. Jika masih sering merasa rindu akan keberadaan mereka, hubungi atau lakukan video call untuk mengobati rasa rindu tersebut. Lakukan komunikasi secara rutin, seperti dua kali dalam seminggu.

Kesulitan beradaptasi dengan berbagai hal

Iklim, cuaca, bahasa, makanan, budaya, tradisi, adat istiadat, dan kebiasaan merupakan hal-hal yang memiliki perbedaan ketika berada di luar negeri. Perbedaan ini harus bisa diatasi dengan beradaptasi sebaik mungkin agar kehidupan di sana terasa nyaman. Sayangnya, kebanyakan mahasiswa kesulitan beradaptasi dengan berbagai perbedaan tersebut. Sebagai contoh, apabila dalam kehidupan sehari-hari mereka hanya menggunakan bahasa Indonesia dan di luar negeri, orang-orang menggunakan bahasa Inggris, tentu hal ini akan membuat mereka kesulitan beradaptasi. Contoh lainnya adalah apabila mahasiswa adalah muslim sedangkan kebanyakan makanan yang dijual tidak halal, jelas hal ini akan membuat mahasiswa kesulitan untuk mengisi perut mereka.

Hubungan pertemanan yang masih minim

Menemukan teman di luar negeri cukup sulit, apalagi di sana mahasiswa yang berasal dari Indonesia jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Hubungan pertemanan otomatis akan sangat minim. Hal ini akan membuat mahasiswa semakin rindu rumah dan keluarga mereka. Tak heran apabila mereka yang belum mandiri akan merasa bahwa kuliah di luar negeri adalah keputusan yang salah. Untuk mengatasi masalah ini, ada baiknya untuk membuka diri dan bergabung dengan organisasi atau mengikuti program ekstrakurikuler di universitas supaya bisa mendapatkan teman-teman baru. Bagaimana soal bahasa untuk berkomunikasi? Apabila kemampuan bahasa Inggris masih belum bagus, sebaiknya belajar dan terus dipraktekkan ketika bertemu dengan kenalan. Hal ini dapat melatih kemampuan berbahasa Inggris. Semakin sering bahasa Inggris dipraktekkan, semakin mudah menggunakannya untuk berkomunikasi.

Apabila Anda tertarik untuk kuliah di luar negeri, pastikan bahwa Anda bisa mengatasi permasalahan-permasalahan di atas dengan baik agar kuliah Anda berjalan lancar.

[Top]